data memang sangat penting ap lage klo ilang data yg kita simpan sungguh keki...??
d sini gw coba bantu loe--loe semua yg data na ga mo ilang
1. simpan data loe-loe di partisi D
2. backup data lo di DVD-R
3. ga usah nyalain komputer klo ga mo ilang data lo
4. bingung cuma segitu klo mo tambahin tolong d komentar na
5. ga da
wkwkwkwkwkwkw
heheheheheheheh
hihhihhihihihihi
semoga data lo yg penting itu ga ilang dengan percuma
sumber : orang yg sering format.....!!!!!!!!!!
Sabtu, 31 Januari 2009
Jumat, 30 Januari 2009
MEMPERBESAR PENIS
dari ais
Sebenarnya walaupun penis anda kecil asalkan kuat dan tegang (keras), anda pasti bisa memuaskan istri anda. Resep tradisional berikut adalah resep bagaimana cara memperbesar penis menggunakan ramuan alami. Selain itu, anda juga bisa mengikuti Program Penis Sehat :
BAHAN-BAHAN :
1 Sendok makan Adas pulosari.
2 Ekor lindung atau BELUT liar (bukan yang diternakkan).
4-5 pucuk benalu cemara (banyak terdapatdisisi batang cemara).
CARANYA:
Belut dipotong antara tubuh dan kepalanya, ambil kepalanya saja. Panggang kedua kepaa belut tersebut di atas api hingga hangus dan menjadi arang. Lalu digerus sampai menjadi bubuk yang halus.
Adas pulosari dan pucuk benalu cemara ditumbuk jadi satu, kemudian disaring danambil sarinya saja kurang lebih seperempat cangkir.
Campurkan bahan tersebut dengan bubuk kepala belut sebanyak setengah sendok teh. Sisa bubuk kepala Belut yang lain dapat dipergunakan untuk hari berikutnya.
Selanjutnya aduk sampai rata, lalu campurkan ludah basi (ludah yang diambil habis bangun tidur pagi hari) aduk yang rata, gunakan bahan ramuan ini untuk mengurut penis.
Caranya mengurutnya dari atas ke pucuk penis yaitu mengurut menurun. Lama pengurutan kurang lebih 10 menit, bahan ramuan di atas untuk sekali pakai. Esok paginya buat ramuan baru. Lakukan cara ini sampai satu bulan penuh, biasanya hasilnya sudah nampak dan memuaskan, penis akan membesar dan kuat.
Sebenarnya walaupun penis anda kecil asalkan kuat dan tegang (keras), anda pasti bisa memuaskan istri anda. Resep tradisional berikut adalah resep bagaimana cara memperbesar penis menggunakan ramuan alami. Selain itu, anda juga bisa mengikuti Program Penis Sehat :
BAHAN-BAHAN :
1 Sendok makan Adas pulosari.
2 Ekor lindung atau BELUT liar (bukan yang diternakkan).
4-5 pucuk benalu cemara (banyak terdapatdisisi batang cemara).
CARANYA:
Belut dipotong antara tubuh dan kepalanya, ambil kepalanya saja. Panggang kedua kepaa belut tersebut di atas api hingga hangus dan menjadi arang. Lalu digerus sampai menjadi bubuk yang halus.
Adas pulosari dan pucuk benalu cemara ditumbuk jadi satu, kemudian disaring danambil sarinya saja kurang lebih seperempat cangkir.
Campurkan bahan tersebut dengan bubuk kepala belut sebanyak setengah sendok teh. Sisa bubuk kepala Belut yang lain dapat dipergunakan untuk hari berikutnya.
Selanjutnya aduk sampai rata, lalu campurkan ludah basi (ludah yang diambil habis bangun tidur pagi hari) aduk yang rata, gunakan bahan ramuan ini untuk mengurut penis.
Caranya mengurutnya dari atas ke pucuk penis yaitu mengurut menurun. Lama pengurutan kurang lebih 10 menit, bahan ramuan di atas untuk sekali pakai. Esok paginya buat ramuan baru. Lakukan cara ini sampai satu bulan penuh, biasanya hasilnya sudah nampak dan memuaskan, penis akan membesar dan kuat.
Makin Gemuk, Sperma Makin Sedikit
dari ais
PRIA yang kegemukan ternyata punya kemungkinan tiga kali lebih besar memiliki lebih sedikit sperma dibandingkan dengan pria dengan berat tubuh normal. Hal itu disimpulkan dari studi yang disiarkan di Jurnal Fertility and Sterility dan dikutip Xinhua.
"Pria dengan bobot berat menghadapi resiko tiga kali lipat memiliki sedikit sperma motil progresif," ungkap temuan studi Dr. Ahmad O. Hammoud dari University of Utah, Salt Lake City, dan rekannya.
"Ada hubungan kuat antara kelebihan berat badan serta kegemukan dan perubahan parameter sperma," kata Hammoud dan timnya.
Kegemukan mungkin merusak kesuburan pada pria, kata para peneliti tersebut, sementara peningkatan lemak tubuh dapat memberi sumbangan pada tingkat tertosterone yang lebih rendah dan tingkat estrogen yang lebih tinggi.
Untuk mengkaji bagaimana indeks massa tubuh (BMI) mempengaruhi kualitas sperma, mereka mengevaluasi 390 pria yang berusaha menjalani perawatan kesuburan dengan pasangan mereka selama kurun waktu dua tahun.
Sebanyak 24 persen pria memiliki berat normal, sedangkan 43 persen memiliki kelebihan berat badan, dan 33 persen kegemukan. Secara keseluruhan, 10.5 persen memiliki sedikit jumlah sperma.
Prevalensi jumlah sperma yang rendah muncul saat BMI meningkat; pria kegemukan 3,3 kali lebih mungkin untuk memiliki sedikit jumlah sperma dibandingkan dengan pria dengan berat normal.
Risiko memiliki sedikit jumlah sperma mobil progresif juga naik sejalan dengan BMI; pria yang sangat gemuk 3,4 kali lebih mungkin dibandingkan dengan pria bertubuh normal untuk memiliki sedikit jumlah sperma mobil progresif.
Pria yang bertubuh sangat gemuk juga 1,6 kali lipat lebih mungkin memiliki sperma berbentuk tidak normal jika dibandingkan dengan pria yang kelebihan berat badan atau berat normal.
Kenyataan itu membuat lebih mungkin bahwa kelompok studi tersebut memiliki kualitas sperma yang lebih buruk dibandingkan pria pada umumnya, kata Hammoud dan rekannya.
PRIA yang kegemukan ternyata punya kemungkinan tiga kali lebih besar memiliki lebih sedikit sperma dibandingkan dengan pria dengan berat tubuh normal. Hal itu disimpulkan dari studi yang disiarkan di Jurnal Fertility and Sterility dan dikutip Xinhua.
"Pria dengan bobot berat menghadapi resiko tiga kali lipat memiliki sedikit sperma motil progresif," ungkap temuan studi Dr. Ahmad O. Hammoud dari University of Utah, Salt Lake City, dan rekannya.
"Ada hubungan kuat antara kelebihan berat badan serta kegemukan dan perubahan parameter sperma," kata Hammoud dan timnya.
Kegemukan mungkin merusak kesuburan pada pria, kata para peneliti tersebut, sementara peningkatan lemak tubuh dapat memberi sumbangan pada tingkat tertosterone yang lebih rendah dan tingkat estrogen yang lebih tinggi.
Untuk mengkaji bagaimana indeks massa tubuh (BMI) mempengaruhi kualitas sperma, mereka mengevaluasi 390 pria yang berusaha menjalani perawatan kesuburan dengan pasangan mereka selama kurun waktu dua tahun.
Sebanyak 24 persen pria memiliki berat normal, sedangkan 43 persen memiliki kelebihan berat badan, dan 33 persen kegemukan. Secara keseluruhan, 10.5 persen memiliki sedikit jumlah sperma.
Prevalensi jumlah sperma yang rendah muncul saat BMI meningkat; pria kegemukan 3,3 kali lebih mungkin untuk memiliki sedikit jumlah sperma dibandingkan dengan pria dengan berat normal.
Risiko memiliki sedikit jumlah sperma mobil progresif juga naik sejalan dengan BMI; pria yang sangat gemuk 3,4 kali lebih mungkin dibandingkan dengan pria bertubuh normal untuk memiliki sedikit jumlah sperma mobil progresif.
Pria yang bertubuh sangat gemuk juga 1,6 kali lipat lebih mungkin memiliki sperma berbentuk tidak normal jika dibandingkan dengan pria yang kelebihan berat badan atau berat normal.
Kenyataan itu membuat lebih mungkin bahwa kelompok studi tersebut memiliki kualitas sperma yang lebih buruk dibandingkan pria pada umumnya, kata Hammoud dan rekannya.
Gmn nihhhh bonus speedy da abis nihhh.......????
waduhhh gw internetan ga bebas ky dolo nihhhh dare jam 8 mlm ampe jam 8 pg,,gara" bonus speedy da abs tgl 31 january 2009.......!!!!!!!!
Rabu, 28 Januari 2009
Langganan:
Postingan (Atom)